
Film 2012 menjadi terkemukakan indonesia, Ceritanya yang menggambarkan akan terjadinya kiamat pada tgl 12 bulan 12 tahun 2012 menjadi perhatian penuh kalangan masyarakat kita. Fonomena apakah ini....? sekedar hiburankah? atau lebih dari yang menyangkut mental dan keyakinan masyarakat itu sendiri.
Pro dan kontra tidak seharusnya terjadi walau itu adanya adalah sebuah keharusan social dalam masyarakat heteroganistis yg demokratis. Apalagi ini jika di tinjau dari sudut dunia entertain, ini hanyalah sebuah film, yg artinya ini hanyalah sebuah fiksi yang identik dengan rekaan rekaan.
Kalangan Ulama Islam kontra dengan alasan bahwa ini bertentangan dengan keyakinan. Bahwasanya kiamat itu hanya di yakini ada adanya tanpa memastikan atau menentukan kapan itu terjadi. Disaat itu di ramal atau di tentukan oleh manusia maka hukumnya SESAT adanya. Disisi lain, justru bernilai positif Film 2012, dengan gambaran efek yg luar biasa, hasil ciptaan manusia saja, begitu dasyat untuk melihat apa yg terjadi apa lagi kiamat Ciptaan Tuhan. Se jogjanya ini menambah keyakinan akan adanya Tuhan dengan cara, oh ternyata kiamat itu ada sehingga pola tingkah prilaku kita sedikit bergeser ke arah yg lebih sesuai dengan nilai-nilai aqidah (keyakinan) itu sendiri.
Saya justru melihat tidak ada kata revans antara keyakinan dengan fonomena 2012 ini. Ini hanyalah ekses dari sikap sosial masyarakat berkembang. Yang pasti, apapun itu, strategi marketing film ini berjalan susai dengan rencana khususnya di indonesia hahahahaha.....
by Rofi


