Tajam Ku

Aku di antara laut merah dan hitam terkungkung waktu dalam ketiadaan yang tak berdaya, bangkit menuju putihnya alam pijak bumiku ingin. Awal lamban tak berhalang sedikitpun hingga masa menjawab dengan senyum emas yang akan kuraih.

Bisnis Ku 1

Aku adalah pelaku trading dari berbagai produk seafood salah satunya adalah lobster laut terutama dari jenis pakistan ( panulirus polhypagus ) dan bambu ( panulirus versicolor ) untuk memasok kebutuhan batam dan sekitarnya sekaligus kebutuhan market singapura.

Bisnis Ku 2

Kepiting Bakau Hidup ( Live Mud Crab ) adalah juga bagian dari salah satu produk seafood yang menjadi premium produk dari bisnisku, Semua ku dapatkan dari berbagai suplaer di daerah indonesia yang di pasok juga untuk kebutuhan pasar batam dan singapura.

Bisnis Ku 3

Ikan Kerapu tikus atau kerapu bebek adalah hidangan istimewa di restoran mewah, ini adalah premium product yang bernilai sangat tinggi dan mahal. Semakin langka untuk di dapatkan dan sangat susah untuk di budidayakan.

Bisnis Ku 4

Baby Tiger Lobster atau Baby Panulirus Ornatus yang di sebut juga sebagai jenis lobster mutiara. Usaha pengembangan budidaya terus di lakukan, kita siap untuk menyuplai nya untuk kebutuhan farm atau pembesaran di berbagai negara terutama asia.

Showing posts with label untaian fikir. Show all posts
Showing posts with label untaian fikir. Show all posts

Thursday, April 11, 2013

Aku Kembali Sobat

Sekian hari, minggu, bulan dan sekian tahun. tak lagi pernah ku sentuh bahkan ku tatapi blog mungil nan dulu seksi dan membirahi ini. Tiba entah kenapa, ku tertuju malam ini untuk sebuah cerita klasik nan dulu pernah ku gemari. blogging, ya dunia blogging yang dulu begitu hobi sekarang pudar terkikis hiruk pikuk kehidupan duniawi. 

Tulisan ini dan malam ini bukan berarti menandakan akan keterlahiran kembali semangat juang ngeblog bung Rofie. jika pun ada sedikit kerinduan, tentu dia bukan satu hal yang selalu membuat ku untuk mengurus dan memjamah nya lagi. Namun, paling tidak ini akan membuat memori lama kembali ada dan terangsang hebat. :)

Sejujur nya malam ini tak jauh sama dengan malam-malam sebelum nya. Aku masih di landa kebingungan tentang dunia apa yang ku jalani saat ini, kemunduran pemahaman membuat ku selalu berfikir apa yang mesti ku lakukan, apa yang mesti ku kerjakan untuk mencari solusi dan jawaban agar semua berjalan bagus.
Aku masih bisa bernafas, tertawa dan bertahan, mencoba berbuat untuk sesuatu yang lebih. selalu menjadi topik dalam diskusi otak kanan dan kiriku sendiri. (( ku pun tertidur ))

Hari ini mei 2013, jauh berbeda memang kondisi nya ketika laman ini di buka baru fikirku. yang kupahami keadaan itu selalu berubah cepat, sejauh upaya dan keyakinan, semua yang menjadi ingin mulai terkuak manis. Kemunduran berfikir yang dulu begitu gelap, bau mentah yang dulu sinis, tawa dulu yang kadang sungkan, semua pudar dan hancur untuk sebuah halaman baru nafas ku.

Aku tercerahkan, aku tersiramkan, aku di hinggapi cendrawasih yang bagi ku adalah Ratu, sejagad penguasa warna warni hati harap ku. Tertumbuh baru ketika hadir nya memberi arti kekuatan baru, aku hanya bisa senyum-senyum saja sobat.

yaa.. itu lah sobat, dia di hadirkan di saat yang tepat, dia di luluhkan ketika doa terjawab sudah, hanya dari takdir ke takdir Tuhan yang lain ku berpengharapan, Hati di tumbuhi, sayang ku muncul aneh hanya di ketika tatap ku pertama kali bersarang di matanya.. entah apa ini sobat, semoga yakin ku terjawab indah ketika takdir itu di datangkan untuk ku. Amin..

Hari ini 15 Mei 2013, ibarat langit dan bumi, itulah ada nya hari ini dengan rasa yang berbeda ketika tulisan di atas paragrah ini tersusun manis. Malam ini bisa saja akhir yang pendek, cerita singkat, kisah cinta tercepat yang ku alami. Walau jiwa ku tak ingin, tapi hati mendorong untuk berkata tidak. Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, mungkin ini benang merah nya sobat, dia perempuan baik, aku lelaki yang bernoda hitam. jadi aku tidak pantas, walau cinta bagi ku tak pernah mengenal hitam atau putih. Menyedihkan, tapi itulah hidup, hari ini bisa saja kebahagian sementara esok derita tiada tak terkira. Aku bersikap, aku tak memilihmu, karna engkau menjatuhkan aku terlalu jauh dan membuat luka. Masa lalu tetap ada, dipersalahkan atau tidak itu lah ada nya hidup. Sementara masa depan adalah pilihan,  dan engkau telah tidak memilih aku, ku ikhlaskan malam ini.


Bersambung ****

Wednesday, July 21, 2010

Merpati Ghaib Itu Pergi Untuk Selamanya


Sejenak pikiranku mencoba mengingat-ingat apa yang harus ku tulis, mencoba meanalisa tentang sesuatu yang sebenarnya sudah terkonsentrasi di alam sadarku. oh ya.. ini , aku dapat, sebuah tanda, sebuah tanda dimana Merpati Ghaib itu tak kan pernah kembali lagi.

hay.. bukankah hari ini tgl 19 juni kamu harus menyapa sang merpati ghaib. Tersentak, panggilan dari hati itu membuat senyum. Dengan langkah tegap ku berlari menuju sangkar bebas sang Merpati ghaib. aduh, lupa.. aku lupa, Syair-syair yang telah ku tulis di atas kertas tertinggal. Syair yang ku peruntukan untuk sang Merpati Ghaib. Susunan kata yang mustinya untuk di perdengarkan, untuk di sapa kan, itu tinggal. Tanpa kata, ku berbelok arah, di pikiranku, oh bukan hari ini ku sapa Sang Merpati Ghaib. Rasa Malas ku untuk mengelak.

Hari-hari tanpa ku lihat warna putih nan indah dari sang Merpati ghaib, se akan membalas, ia enggan berbunyi dan terbang dan meliuk-liuk di atasku. Kemanjaannya hilang, petik kan bunga mawar yang dulu ada, tidak ada datang lagi untuk hari-hari ini. Marah kah sang Merpati Ghaib..? atau.. dia telah membenciku..?

Hari ini 19 Juli, syair itu telah ku persiapkan, senyum dan keyakinan sang Merpati ghaib akan senang, hinggap di waktu perjalananku menuju sangkarnya. Bisikku di hati : aku kembali untuk yakinkan, betapa cinta ini kuat, sekuat kibasan sayapmu Merpati gaib, syair ini sapa ku, semua tentang bagaimana aku memuja dan bernyanyi-nyanyi di sisi kecantikan yang engkau miliki.. uh.. panas, hari ini panas.. guman ku.

Setibanya, sebuah gerakan indah, dan kibasan sayapnya sambut kedatanganku. Dia bahagia, dia senang, dia rindu, gumanku di hati. Aku menyapanya, Merpati gaib membalasnya dengan bunga penuh warna. sejenak pikirku, 1 mawar penuh warna, itu dari mana..? pikirku lagi, oh sungguh dia teramat mencintaiku. Kakinya begitu kuat mencengkram tanganku, se akan-akan dia ingin berlama-lama denganku, paruhnya bersuara indah, matanya menatap tajam ke arah dua mataku.

Besok aku kan kembali janjiku...
Tiada pesan.. esok adalah dimana Merpati ghaib itu pergi untuk selamanya. ku hanya tertawa seakan tidak pernah mencintainya, sejurus merpati gaib pergi dengan seribu kenakalannya, yaaa, nakalnya yang sulit untuk di lupakan. Ternyata Tanda itu untuk hari ini, Untuk dimana Merpati Gaib pergi ke istana tempat dia mengambil 1 Mawar penuh warna, Selamanya.. untuk selamanya.


Original Post By Bung Rofie

Tuesday, December 15, 2009

Antara Nenek Minah, Prita M, Anggodo, Century dan Cinta


Kenapa kita harus membual dan bercuap-cuap mbak beo yang lapar akan kosa kata baru PeriHal kompleksitas promblem Bangsa ini. Tiada kata lain, Naluri kebangsaan dan rasa keadilan sebagai anak bangsa menjadi dasar inspirasi kegerahanku untuk menuliskan ini buat blogger tercinta. Hanya satu tujuan.. Penegakan dan kepastian hukum tercipta di republik ini. Tentu saja akan ber ujung pada kemajuan di semua bidang untuk bangsa kedepan. Kenapa Nenek Minah..? orang tua renta yang di laporkan ke polisi oleh perusahaan perkebunan hanya gara-gara mengambil' 3 buah kakoa untuk ditanam buat isi perut dengan hukuman 3 bulan percobaan..??
Kenapa harus prita..? yang hanya gara-gara keluh kesah terhadap pelayanan RS OMNI lewat surat elektronik (EMAIL) dihukum dan denda 240 juta..??
Kenapa Anggodo..? King Maker dari kriminalisi KPK dan MAKSUS seakan sulit di tembus hukum..??
Kenapa harus Scandal Century..?? bukan 1 2 kali kejahatan perbangkan menampar negeri ini, terbesar BLBI yang sampai sekarang tidak jelas pengusutannya, mulai lagi dengan Century yang sangat menyakitkan masyarakat, 6.7 Triliun itu uang rakyat. sakit dan sangat sakit.. coba buat kita, ya ga bro hehehe... bukan bermaksud ANTI KEMAPANAN lo bro..
Apa yang bisa kita petik..? di saat hakim ketok palu sambil menangis untuk sebuah keputusan buat sang nenek minah, disaat hakim memvonis Prita M dengan kurungan dan denda 240 juta.
Disaat POLRI seakan gamang memperkarakan Anggoda, Entah apa yang dirasakan pejabat Polri.
Disaat scandal century ingin di ungkap, bela-belaan terhadap tokoh-tokoh tertentu yang terjadi...? ada apa..?? kita butuh kinerja aparat hukum yang profesional, bukan bela tokoh, skandal ini bukan soal integritas, tp soal salah dan benar, soal bela kebenaran, bela keadilan, bela rakyat.

Jika Cinta dia, jujurlah pada rakyat, tapi jika cinta rakyat, jujurlah pada keadilan....
ok bro...
by Bung Rofie



Monday, November 17, 2008

Senin Yang Melelahkan *


Ada yang spesial sebenarnya buat saya di bulan ini, yah bulan dimana saya adalah kehidupan, saya adalah makhluk yang diciptakan, dilahirkan tentang bagaimana belajar menghirup udara segar dan menangisi akan kekecilan saya. Bulan lahirnya sosok manusia lemah tanpa pembanding, bukan siapa-siapa tanpa manusia lainnya. Its me.

Minggu 16 nov 2008 saya kehilangan uang 50 ribu, mungkin kecil bagi manusia lainya. buat saya tetap itu bernilai. Senin 17 Nov 2008 rencana pemasuk kan yg mustinya sempurna seperti biasa terpotong karna sebab yg tak jelas. Masih Senin 17 Nov 2008
tepat jalan mau makan siang, Motor yg saya bawa buat makan siang terjatuh, Alhamdulillah saya tidak apa-apa, Motornya aja yg kehilangan kaca lampu depan dan goresan2 lainnya. Masih saja, Senin 17 Nov 2008 Ku harus bolak balik kekantor tanpa ada satupun urusan yg selesai. Dan akhir dimana saya menulis tulisan ini adalah saya mengalami kecelakaan di tempat fitness dan mencedrai jari-jari kaki saya sebelah kiri, serta kepala terbentur Lantai semen. (hhmm....berfikir lah...saya)

Yah saya berfikir, ini adalah pertengahan November yg penuh warna, Apapun setiap rencana keuangan saya pada sampai pada tgl 17 saya menulis ini tidak satupun yg menuai hasil. Yang terjadi justru pembengkakan pengeluaran. huuuhhh.....

Capek...? pasti, Pusing...? apalagi, di Syukuri..? walau dan bagaimanapun. Salah seorg teman chat saya bilang : Mungkin lo kurang beramal kali...!! keluarin tuh sedekah lo...!! sejenak saya berfikir lagi...benar, dan bener. walau bukan ungkapan pasti, yg jelas apa kata teman chat saya menjadi catatan tersendiri bagi saya untuk hari Senin ini. Kebiasaan itu memang hilang dalam bulan ini.

Apapun itu, Hidup adalah warna. Inilah sebagian warna yg saya dapati di bulan spesial ini. Kelelahan hari ini hanyalah cara, bagaimana esok menuntun saya menuju ke senangan dan ketidak lelahan di hari-hari yg lain... hehehehehe...

By Cinta Vs Hari

Sunday, September 07, 2008

Laptop Dari Tuhan


Inilah takdir tentang yg namanya Rofi akhirnya pegang laptop dengan spesifikasi HP Compaq Nx6320 Intel Careduo. walau cuma megang hehehehehe...ops tunggu bro..megangnya lama lo, bisa seminggu, sebulan bahkan setahun hehehehe asik ga tuh. Mau tau gimana ceritanya..?? begini ceritanya ..halah hahahaha.....lanjut

Laptop yang bloggerholic lihat di atas adalah pegangan ane sekarang zziiee..serius lo. Cuma kumandang cinta hanya di kasih hak pakai aja, bukan hak milik. ya lumayan lahhhh dari pada cuma hak liat doank kan kukukuku....:). Knp bisa begitu?, begini blogger, Kite di kasih tugas sama yg punya duit alias toke hehehe..cari ni laptop buat di beli, nah ane langsung tancap ke show room dah..eh salah, ke counter laptop maksudnye hihihi..lelet juga nih ane. bentar blogger istirahat dulu yah :).

Lanjut...akhir cerita ane dapet laptop juga, trus kasih laporan ma toke na, eh si toke bilang pake aja dulu, saya sekarang gak terlalu butuh..Subhanalloh...ane kaget sekaligus seneng. Ane geleng2 kepala aja blogger budiman. ops bentar dulu, yang jadi masalah sampai kapan yah? ane berpikir positif aja seh, sampai kapanpun terserah toke yang jelas sekarang ane di kasih hak pakai hahahahahaha. Tiada yg lebih pantas di ucapkan selain Alhamdullillahirabbilalamin. Alloh emang Maha Kasih.

Manfaatnya ni ye...ane bisa ngeblog enjoy, ngenet pake wi-fi, bisa download apa aja dan yang pasti bisa chat PM an ma Yayank hihihi. Wahhhhhhhh hihihihihihi........ Oh God... I Love you..

By Cinta Ucap Syukur

Saturday, August 30, 2008

Romantisme Ramadhan


Penuh cinta, penuh ampunan, penuh kasih, penuh kelapangan dan penuh dengan senyum jiwa-jiwa yang tenang. Inilah saatnya, merangkul ketenangan dengan perang, meraih kebahagian dengan saling satu rasa. Romantisnya Bulan Ramadhan, menembus batas ranah status sosial peradaban manusia, tiada perbedaan, semua satu dalam kewajiban sebagai hamba Tuhan yg "Samiakna Wa atok'na" (mendengar dan patuh). Hanya untuk kalangan penganut paham romantic......


Untukmu wahai para blogger muslim seluruh dunia, Marhaban ya Ramadhan, Sambut perang dengan senyummu, bersih jiwa dengan kata saling maaf, mari menyanyi sambut kedatangan bulan penuh cinta dan kasih ini. Aku yang hanya onggokan tulang yg berbalut daging, sejuta kekurangan sebagai tanda ketidak sempurnaanku, menebar kata maaf sebagai bentuk kecintan ku terhadap jiwa dan diriku sendiri. Tiada yg lebih romantic, dikala kata maaf terucap dan terjawab di dalam hati setiap blogger muslim dunia untukku.

Sanggupkah ku maju kemedan tempur peperangan ini ? tanpa maaf dari mu ? akan ada beban yg tak berujung, akan ada kegundahan yg memberi resah. Salah ataupun tidak darimu padaku, kata maaf dan Cinta naluri muslimku ku layangan sebagai tanda betapa ku rindu kebahagian romantic bulan ini. Mari berbagi dan menerima maaf, raih kemenangan.

By Cinta Untuk Kemenangan

Wednesday, July 09, 2008

Cerita Mimpi Para Blogger

Perjalanan kadang membutuhkan sesuatu yg tidak pernah kita duga sebelumnya, termasuk perjalanan hati. Sungguh kegelisahan dalam sebuah perjalanan hidup adalah sebuah bentuk dari keniscayaan dan ke fitrahan kita sebagai manusia hamba Tuhan yg penuh dgn segala keterbatasan.

Di sadari atau tidak, kita selalu dan hampir saja terjebak kedalam lubang dan perangkap yg sama. Kekurangan tidak perlu untuk kita jadikan sebagai senjata untuk men justifikasi kesalahan yg telah lakukan.

sungguh, manusia adalah sosok makhluk yg sangat dan sangat sempurna. Apapun proses yg telah kita lalui akan menjadi sebuah dinamika menuju puncak pematangan sebagai manusia kuat dan ter integral.

Persoalannya adalah siapakah manusia yg akan menuju pintu itu...?
Ketika hati penuh dengan cinta dan fikir penuh dengan zikir, dan kejujuran menjadi penunjuk maka disaat itulah akan ada sebuah keadilan.
yakinlah... cinta bukan hanya soal apa yg harus km lakukan untuk keinginan cinta itu sendiri, tapi lebih dari sekedar itu, bagaimana ikhlas menjadi penuntun jalan pengorbanan untuk cinta yang tertakdirkan dalam fatwa-fatwa cinta itu.
sungguh manusia yang tahu dengan hakikat seorang makhluk, maka sedikit banyak nya ia telah masuk dalam wilayah filosofi kehidupan itu sendiri. Selama hidup itu masih sebuah misteri, selama itu juga ia akan menjadi jawaban dari setiap keraguan, kegundahan ataupun kebahagian manusia.
Seharus nya menentukan pilihan akan menjadi sebuah keputusan besar untuk langkah kita menuju kesempurnaan, tentu ini ada di tangan kita masing-masing.

Bagi ku....

Pilihan sadar untuk menjadi manusia seutuhnya adalah sebuah keharusan jika kita tidak ingin me_reduksi nilai-nilai yang telah kita tanam selama ini, integritas, idealisme, egaliter dan pluralisme dalam tata pemikiran yang konstruktif. Inilah wujud dari betapa kecintaan kita terhadap diri kita sendiri menjadi landasan untuk berkata Aku mencintamu"(universal imagine).

by Kumandang Cinta


Monday, May 12, 2008

IDEOLOGI, POLITIK DAN STRATAK (STRATEGI DAN TAKTIK)

Perang tanpa strategi adalah kekonyolon, tempur tanpa taktik adalah bunuh diri, sudah menjadi hukum sunnatullah, ideologi akan menjadi dasar perancanaan hukum aplikasi dari strategi dan taktik.


Penulis mencoba untuk mengurai sedikit beberapa persepsi stratak dengan mengutip beberapa referensi..

Hukum-Hukum Stratak

1. Kwantitas

Jumlah yang besar akan mengalahkan jumlah yang kecil. Pihak yang berjumlah kecil tidak boleh menyerang musuh yang berjumlah besar. Jika musuh yang berjumlah besar menyerang pihak yang berjumlah kecil hendaknya menyingkir. Musuh yang berjumlah besar tidak dapat dihancurkan sekaligus, melainkan sedikit demi sedikit dan secara terus menerus. Kehancuran sedikit demi sedikit disebabkan oleh kesalahannya sendiri, karenanya dengan jalan provokasi atau lain usahakan di melakukan kesalahan sikap atau gerakan yang salah.

2. Kwalitas dan Kwantitas

Kurang dalam kwantitas harus diimbangi dengan kelebihan dalam kwantitas. Kurang dalam kwantitas harus diimbangi dengan kelebihan kwantitas.

3. Posisi

Posisi yang baik adalah separuh kekuatan. Posisi yang tidak baik memerlukan dua kali kekuatan.

4. Cadangan

Pihak yang mempunyai cadangan, walaupun telah mundur dan kalah akan dapat maju kembali. Jika musuh sedang kalah dan mundur, kejarlah. Hancurkan cadangan musuh sebelum musuhmaju dan bangkit kembali dengan cadangannya.

5. Kawan, Sekutu dan Lawan

Secara ideologis, kawan adalah yang seideologi. Secara strategis sekutu harus selalu diperbanyak dan pihak-pihak lawan harus dikurangi. Musuh nomor satu adalah golongan terbesar yang ideologinya membahayakan kehidupan ideologi sendiri. Sekutu dan musuh nomor satu adalah lawan. Lawan dan sekutu nomor satu adalah musuh. Antara sekutu dan musuh terdapat golongan-golongan yang bukan musuh dan bukan sekutu. Golongan ini pada suatu saat dapat menjadi musuh, pada saat lain menjadi sekutu dan pada satu ketika dapat pula sekaligus menjadi sekutu dan musuh.

6. Devide et empera

Pecah belah musuh dan hancurkan dulu yang besar.

7. Menyerang adalah Pertahanan yang Terbaik.

Yang menang ialah yang selalu pegang inisiatif

1. Biarkan lawan bergerak menurut inisiatif kita pada saat dan tempat kita pilih. Biarkan lawan beraksi terus terhadap isue-isue yang kita lontarkan.

2. The End Justifies the Means

Tujuan membenarkan setiap cara,sepanjang tidak bertentangan dengan kekuatan ideologi serta tidak membawa akibat yang dapat merugikan sendiri. Buka mata, buka telinga...hah ha..

Saturday, January 05, 2008

Universalitas Pluralisme Agama

(Sebuah Tanggapan dari Sebuah Tulisan Tentang "Isu di Balik Pluralisme")

"Kesatuan umat Islam" masih dapat merangkum dan mentolerir beberapa bentuk pergulatan politik sampai pada bentrokan bersenjata, karena orang-orang yang bertikai itu masih tetap menjaga loyalitas mereka kepada "negara yang satu". Mereka tetap menjaga kesatuan politik dan tetap loyal kepada "agama yang satu", sehingga mereka masih tetap menjaga faktor kesatuan agama. Peperangan mereka adalah semata karena "takwil (perbedaan memahami teks agama), bukan karena "tanzil" (teks agama yang berbeda yang diimani), dan mereka, meskipun melakukan peperangan, berada dalam loyalitas kepada kesatuan negara dan kesatuan agama.

Sebuah argumen yang bijak tentunya, jika kita simak dan pahami apa yang di ungkapkan oleh Dr. Muhammada Imarah di atas dalam konsep keberagaman berbangsa dan beragama. Kata perang yang menjadi instrumen utama dalam argument diatas bukan saja dilihat dari sudut sebuah kelompok yang berbeda, apakah itu kelompok agama ataupun kelompok politik yang bertingkai dengan alasan berbeda pandangan dengan kelompok yang lainya, tapi juga bagaimana dalam sebuah kelompok juga bisa terdapat sebuah peperangan walaupun mereka punya landasan yang sama dalam sebuah negeri yang sama pula. artinya apa? perang bukan hanya karena sebuah perbedaan yang tak terkendali, tapi juga bisa terjadi di wilayah yang perbedaannya ada dalam sebuah persamaan. Dari sinilah pluralisme hadir sebagai sebuah kerangka fikir untuk merangkul perbedaan untuk sebuah tujuan keadilan, dan mencoba meredam konflik akibat dari perbedaan-perbedaan yang ada.

Ada kesan kita kadang terlalu alergi dengan konsep pluralisme yang muncul di permukaan era modernitas saat ini, padahal jika kita mau belajar dan mencermati lebih jauh maksud dari di hembuskannya pluralisme, tentu akan banyak pemahaman yang akan mengantarkan kita pada pemikiran yang lebih komprehensif dan membangun tatanan sosial.

Banyak Tokoh yang membahas konsep dasar dari pluralisme ini, terutama yang berkaitan dengan pluralisme agama-agama. Beranjak dari sebuah keprihatinan dari sebuah sikap fanatik beragama yang berlebihan yang bisa berakibat buruk dalam kehidupan umat beragama, bahkan mungkin akan membawa individu kedalam lubang ekslusivisme pemikiran sehingga menutup diri dari sebuah kemajuan peradaban madani. Perlu memang untuk di kaji apa yang menjadi isu sentral ketika konsep pluralisme ini harus menjadi Social Security" (Pengamanan Sosial) dalam tatanan hidup beragama.

Dalam konteks ilmu sosial, pluralisme adalah sebuah kerangka di mana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukkan rasa saling menghormat dan toleransi satu sama lain. Mereka hidup bersama (koeksistensi) serta membuahkan hasil tanpa konflik asimilasi (karen Amstronk). Pluralisme juga dapat dikatakan salah satu ciri khas masyarakat modern dan kelompok sosial untuk dapat tumbuh dan berkembang menjadi sebuah kelompok yang dinamis dan medernis. Pluralisme juga menunjukkan hak-hak individu dalam memutuskan kebenaran universalnya masing-masing.

Penulis mencoba untuk melihat pluralisme sebagai sebuah bentuk paham yang muncul dari sebuah kebutuhan akan adanya media pemersatu dalam kerangka pikir atau paling tindak mencoba untuk menyikapi berbagai macam bentuk perbedaaan dengan mengambil sisi-sisi universalitas persamaan manusia, hak atau kewajiban, apakah dalam konteks perbedaan agama ataupun berbangsa. Filosofi dari paham pluralisme tentu merupakan hasil perenungan yang berlandaskan akan nilai-nilai kebenaran yang lahir dari fitrah manusia sebagai manusia yang utuh(hanif).

Persoalan dari siapa dan kelompok apa yang menggulirkannya tentu tidak menjadi celah buat kita untuk menjadikan pluralisme sebagai paham yang harus di hindarkan dalam wacana persamaan dalam sebuah kemajemukan yang absolut. Yang menjadi entry poin adalah bagaimana pluralisme di jadikan sebagai kerangka fikir sekaligus formula awal untuk bagaimana manusia mencoba mentolerir realitas perbedaan menuju bingkai persatuan dalam heterogenitas yang kompleks.

Pluralisme Agama

Penulis menanggapi sedikit tentang ulasan yang di kemukan oleh Saudari Rahma Yazidah SKH tentang "Dibalik Isu Pluralisme" yang di muat oleh salah satu media harian di Batam. Satu hal yang menjadi catatan saya adalah ibu Rahma tidak mencoba memberi arti pamahaman pluralisme dalam skala pembanding (study comperatif) dari defenisi pluralisme itu sendiri, terlebih ketika pluralisme agama itu di kemukakan dalam sudut pandang Islam, maka akan sangat kurang sekali bumbu yang kita rasakan jika kita tidak memasukkan pandangan dari pada tokoh-tokoh Islam itu sendiri dalam mengartikan isu ataupun paham pluralisme Agama.

Membahas pluralisme berarti kita mencoba untuk menggali sisi-sisi humanistis sebagai individu ataupun kelompok yang terintegral dan mempunyai hak dan kewajiban yang sesama dalam hidup, termasuk hak dalam beragama dan berbangsa. Saya melihat ibu rahma tidak menelaah sisi ini sebagai sebuah realitas (sunnatulloh), yang menjadi pijakan dalam berbicara tentang pluralisme. Jika Islam ada sebagai sebuah agama, maka kita juga harus mengakui kristen, hindhu dan yang lainnya juga ada sebagai sebuah agama. Persoalan agama manakah yang benar tentu akan menjadi wilayah privasi masing-masing umat agama dengan Tuhanya. Adapun mengenai opini ataupun paham yang mengatakan semua agama benar dan tidak ada monopoli kebenaran saya pikir hanyalah sebuah kerangka pikir pluralisme yang subyektif dan sangat parsial sekali.

Mengapa demikian, jika pluralisme di masukan kedalam wilayah pembenaran (dalam pengertian iman ataupun prinsip-prinsip teologis masing-masing agama) akan semua keyakinan, kepercayaan agama-agama berarti kita sudah salah kaprah, atau terjebak pada perkembangan tafsir pemahaman pluralisme yang sempit. Dan ini tentu berhubungan dengan sejauh mana kita memahami serta mempunyai catatan dan referensi tentang pluralisme agama. Secara eksplisit, pluralisme agama hanyalah sebuah bentuk sikap kita terhadap perbedaan yang ada, yaitunya sikap toleransi dan rasa saling pengertian. Dan satu hal yang paling penting adalah pluralisme agama mengarahkan pembenaran terhadap agama-agama yang ada hanyalah dalam tataran dunia idea atau pemikiran, ini sabagai bentuk saling hormat dan menghargai persamaan hak dalam memeluk agama masing-masing. Inilah Sisi humanis atau paham kemanusian itu .Sederhana memang, tapi akan sangat sulit di pahami jika kita menutup diri dari pemikiran tentang pluralisme agama yang terus berkembang.

Seperti yang penulis sudah ungkapkan diatas, saya mencoba melihat pluralisme secara komprehensif dan tidak terjebak hanya kepada persoalan pembenaran-pembenaran agama, tetapi bagaimana pluralisme juga menjadi sebuah mediator dalam menggerakan demokrasi untuk tujuan keadilan dan harmonisasi dalam sebuah heterogenitas berbangsa. Saya mengutip pendapat Cak Nur yang mengatakan bahwa Pluralisme merupakan fondasi dalam membangun masyarakat demokrasi. Di dalam pluralisme itu dipertaruhkan sehatnya demokrasi, keterbukaan, dan keadilan. "Pluralisme bukan cuma mengakui hak kelompok lain, tetapi juga kesediaan berlaku adil bagi kelompok lain atas dasar perdamaian dan saling pengertian.(cheli2@multiply.com).

Lebih lanjut Tokoh lain Islam dalam sebuah diskusi di Jakarta yaitu Mohammed Arkoun mengatakan menyatakan, Islam akan meraih kejayaannya jika umat Islam membuka diri terhadap pluralisme pemikiran, seperti pada masa awal Islam hingga abad pertengahan. Pluralisme bisa dicapai bila pemahaman agama dilandasi paham kemanusiaan, sehingga umat Islam bisa bergaul dengan siapa pun. Seterusnya Arkoun juga mengatakan Dengan tetap mempertahankan pluralisme, seseorang akan tetap menjadi kritis, baik dalam filsafat maupun teologi. Pluralisme inilah yang hilang dalam Islam, kata Arkoun. Islam dalam teologi harus mempertahankan kebebasan bagi setiap muslim untuk berpartisipasi dalam ijtihad. Pemahaman ini penting untuk membangun demokrasi di negara-negara Islam dan untuk memulihkan kembali kebebasan berpikir dalam Islam.(http://media.isnet.org/islam)

Ungakapan di atas tentu akan sangat membuka ruang pikir kita terhadap pluralisme(agama), begitu luas dan mencakup aspek-aspek intelektualitas, filsafat, politik, demokrasi, dan tentu saja keadilan. Islam pada prinsipnya sudah memulai terlebih dahulu bagaimana pluralisme telah di wujudakan dalam bentuk sikap dan tindakan nyata. sebagaimana kita ketahui di zaman Rasulullah SAW, ketika kekuasaan politik di pegang oleh kaum muslimin di madinah, tapi mampu memberikan ketenangan kepada kaum lainnya walau hidup secara berdampingan melalui perjanjian yang di kenal dengan piagam Madinah (Mitsaq al-Madinah) yang juga dikenal oleh para sarjana modern sebagai "konstitusi Madinah". Suatu ajaran yang sangat menghargai kemanusiaan universal. Ini berarti, pluralisme itu sudah ada dalam Islam semenjak Islam itu sendiri ada. Nah ketika dalam perkembangannya Pluralisme itu muncul sebagai sebuah konsep toleran oleh pihak di luar Islam, kenapa harus kita alergi dan skeptis, dilema memang.

Di dalam al-Qur’an terdapat sejumlah ayat-ayat secara tegas menjelaskan pluralitas sebagai kehendak Tuhan. Di antaranya disebutkan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar mereka saling mengenal, menghargai dan membantu, tetapi kemudian yang mendapat predikat terbaik di dalam pluralitas tersebut adalah orang yang peling bertaqwa (QS.49:13). Pada tingkat selanjutnya al-Qur’an menegaskan bahwa perbedaan antara manusia dalam bahasa dan warna kulit harus diterima secara positif, yang merupakan salah satu tanda kebesaran Allah (QS.30:22).

Jadi, dari sisi manakah Pluralisme agama bertentangan dengan aqidah Islamiyah? perlu kajian mendalam jika kita memaksakan vonis ini sebagai sebuah sikap bersama terhadap pluralisme agama. Terlebih apabila kesimpulan dari sebuah tujuan pluralisme agama adalah menghancurkan akidah islamiyah umat Islam. ini justru akan melahirkan riak-riak konflik baru dalam usaha manusia membagun sebuah peradapan yang aman dan nyaman. Yang pada akhirnya justru akan menempatkan Islam"itu sendiri dalam posisi yang camon enemy(musuh bersama) dimata perpolitikan dunia, tapi bukan ini yang menajadi the mean feature dari tulisan ini. terkhir, Lakum dinnukum waliadiin, agamamu bagimu dan agamaku bagiku. (Al Kafirun) Wallhu a'lam bi ash-shawab.***

Penulis adalah Rofi Adeka Putra Sarjana Sosial Islam
Koordinator Forum Community Integrity Hitherland Batam.



Powered by  MyPagerank.Net